Ani Astuty & Hartony Ho
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 Agustus 2017
Para Pemenang Lomba Kreasi Masak So Good
Sabtu, 22 Juli 2017
Cara Tepat Dalam Memilih Agen Asuransi
Sandhi Prajudi
Minggu, 18 Juni 2017
Berkah TOTAL Almeera Wujudkan Impianku "Umroh Bersama Ayah"
Beberapa waktu lalu saat saya
berhenti di salah satu halte busway trans Jakarta, saya melihat seorang kakek
seusia Ayah saya sedang membersihkan halte. Ingatan saya langsung tertuju pada
Ayah saya yang berada di Palembang, Sumatera Selatan. Memang saya merantau di
Jakarta dan hanya bertemu Ayah setahun sekali saat lebaran saja. Tak hanya
sekali, setiap kali melihat seorang bapak tua hati saya langsung teringat dan
rindu pada Ayah.
Rabu, 31 Mei 2017
Mengelola Keuangan Di Bulan Ramadan
Prita H Ghozie
Bulan puasa biasanya pengeluaran lebih banyak atau lebih sedikit? Biasanya saya memang lebih banyak. Kok bisa ya? Hal itu terjadi karena saya tidak bisa mengontrol keinginan untuk berbelanja. Apalagi menjelang lebaran makin khilaf membeli baju baru padahal baju lama masih bagus. Biar gak kebablasan pada tanggal 20 Mei 2017 lalu bertempat di Penang Bistro Grand Indonesia, saya hadir di acara Happy Meet Up dengan tema “Cara Mengelola Keuangan Keluarga Di Bulan Ramadan”. Acara tersebut terselenggara berkat kerjasama komunitas kesayangan Kumpulan Emak Blogger dan ahli keuangan Prita Ghozie, sekaligus bersama Happy Fresh. Berikut rangkumannya saya tulis di bawah ini.
Jam 11 acara dimulai oleh MC
kondang Bayu Oktara dan sambutan dari Mira Sahid sebagai founder Kumpulan Emak
Blogger. Kakak Mira Sahid (di grup KEB akrab disapa mak Mira) bercerita bagaimana
awalnya Komunitas Emak Blogger berdiri sejak tahun 2012 hingga sekarang member
dari KEB sudah lebih dari 2600 orang. Selanjutnya ada Mas Putra dari Happy Fresh
yang menjelaskan bahwa sekarang berbelanja gak perlu bermacet-macet lagi karena
tinggal belanja melalui Happy Fresh saja. Apalagi biasanya bulan ramadan
kemacetan lebih parah dari hari biasa, terutama di jam menjelang buka puasa
karena berbarengan antara para pencari takjil dan jam pulang kantor.
Putra
Tibalah waktunya menyerap ilmu
dari Prita Hapsari Ghozie, diawali pemaparan tentang cara mengatur keuangan
selama bulan ramadan.
Alokasi ideal untuk Bulan Ramadan:
·
5% Zakat, Infak, Sedekah
·
10% Dana Darurat
·
40% Biaya Hidup
·
20% Bayar Cicilan
·
5% Tabungan dan Investasi
Selain itu Prita juga memberikan
tehnik mengatur pengeluaran dari dana yang masuk dibagi menjadi biaya bulanan,
dana darurat, tabungan dan investasi. Prita sendiri lebih suka berbelanja
kebutuhan sehari-hari secara online, karena sama seperti alasan di atas daripada
macet dan bisa lapar mata.
Bu Emi
Selanjutnya giliran Bu Emi
memaparkan tentang kemudahan berbelanja di Happy Fresh, apalagi bagi para ibu
yang bekerja. Setiap belanja via aplikasi Happy Fresh, item yang biasa kita
beli akan terekam. Jadi saat akan berbelanja kembali tinggal klik “Your List”
dan akan masuk ke dalam keranjang, sehingga sangat mempermudah saat berbelanja.
Karena biasanya yang ibu-ibu seperti saya beli adalah minyak goreng, daging,
ayam, personal care, sayuran dan buah. Keunggulan dari Happy Fresh adalah jika
saat berbelanja buah tetapi buahnya kurang bagus, nanti personal shopper akan
menghubungi terlebih dahulu untuk konfirmasi.
Fitur your lists di Happy Fresh
Selain itu Bu Emi juga
menjelaskan bahwa ada promo selama ramadan yang sudah dimulai sejak tanggal 25
Mei 2017. Tinggal klik “Promo Ramadan” dan akan ada harga promo produk khusus kategori
ramadan. Selama ramadan kita juga bisa ikut berdonasi dengan cara berbelanja 5
produk yang ada di list ramadan.
Pilihan supermarket di Happy
Fresh ada banyak diantaranya:
·
Carrefour
·
Ranch Market
·
Lotte Mart
·
Grand Lucky
Jadi tunggu apalagi download
sekarang Happy Fresh biar kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi dan puasa kita
tetap lancar, gak perlu terjebak macet dan kantong bolong karena keblabasan
belanja. Melalui Happy Fresh kita bisa pastikan bahwa yang kita beli hanya yang
kita catat. Bandingkan jika kita berbelanja ke mall, dipastikan si kecil ikut
dan dia akan meminta segala sesuatu yang menurutnya lucu, mulai dari kotak
pensil, baju, sandal dan lainnya. Walaupun barang-barang tersebut sudah dia
miliki dan tidak terlalu dibutuhkannya.
Untuk info selanjutnya jangan
lupa follow supaya tak ketinggalan promo menariknya:
·
Twitter @HappyFresh_ID
Minggu, 14 Mei 2017
Pemenang Wirausaha Mikro Terbaik Citi Indonesia 2017
Seluruh Finalis
Rabu, 19 April 2017
Catatan Najwa Di Kementerian PUPR
Tanggal 3 April 2017 lalu di
gedung auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saya
merasa sangat beruntung bisa bertemu dengan salah satu menteri yaitu Bapak
Basuki, bahkan saya sempat foto bersama. Di acara Catatan Najwa sekaligus peresmian
media sosial PUPR, saya baru tahu ternyata Pak Menteri suka bercanda terbukti
ruangan dipenuhi gelak tawa karena guyonannya yang segar. Pak Menteri juga pintar
bermain alat musik lho.
Sabtu, 01 April 2017
Belanja Tanpa Batas Di BLANJA.COM
Pengalaman saya berbelanja online
sejak beberapa tahun lalu cukup memuaskan. Jika saya merasa ada yang
mengecewakan, cukup berbelanja sekali saja.
Jumat, 17 Maret 2017
Sabtu, 04 Maret 2017
Program Kita Sama Untuk Anak Autisma
Sumber foto pixabay
Penyebab gangguan autisma belum dapat ditetapkan. Negara-negara
adikuasa yang sanggup melakukan penelitian menyatakan bahwa penyebab gangguan
perkembangan ini merupakan interaksi antara faktor genetik dan berbagai paparan
negatif yang didapat dari lingkungan. Autisma merupakan
gangguan perkembangan dan bukan penyakit. Yang lebih tepat adalah bahwa
individu autistik dapat ditatalaksanakan agar bisa berbaur dengan individu lain di
masyarakat luas semaksimal mungkin, dan pada akhirnya dapat beradaptasi dengan
berbagai situasi yang juga dihadapi orang lain pada umumnya.
(sumber Yayasan Autisma
Indonesia).
Pada tanggal 28 Februari 2017
Interface.BPN dan Optima Media di bawah naungan manajemen NAVAPLUS Group
meluncurkan program KITA SAMA yang terdiri dari Lomba Foto Bercerita dan
Lomba Menggambar Berwarna khusus untuk penyandang autisma dan para kerabatnya.
Lomba yang dibuka untuk umum dan seluruh Indonesia ini mengambil saluran
digital sebagai wadah promosi dan submisi karya-karya para peserta. Lomba ini
akan berlangsung selama lebih dari sebulan, dan pemenangnya akan diumumkan pada
awal Mei 2017.
Foto Bersama Seluruh Nara Sumber
Sumber Foto Ria Bilqis
Acara dimulai setelah makan siang bertempat di gedung BRI Agro Jakarta Selatan. Hadir para narasumber :
1. David
Wibowo selaku Presiden Direktur NAVAPLUS Group
2. Rani
Karina Basri selaku Community Marketing Director dari Interface
3. Maya
Sujatmiko
4. Willy
Yoh
5. Saskhya
Aulia Prima, M.Psi. Psikolog dari Tiga Generasi
David menjelaskan “Interface.BPN dan Optima Media sebagai agensi komunikasi dalam bidang media dan community
memiliki tujuan sama untuk memberi manfaat kepada sesama melalui kegiatan-kegiatan komunikasi. Program KITA SAMA
menjadi salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menyebarkan pesan kepada
masyarakat luas bahwa anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki kesempatan sama
dengan anak yang dilahirkan normal. Mereka dapat berprestasi dan menginspirasi
anak-anak Indonesia lainnya untuk mengejar cita-cita mereka dan sukses di masa
depan. Pemahaman inilah yang harus dibangkitkan bagi para penyandang autisma dan
para orang tua bahwa penyandang autisma bisa berprestasi, berkarya dan meraih
sukses. Bahkan para penyandang autisma bisa memberi inspirasi bagi yang dilahirkan normal”.
Sedangkan Rani Kartika Basri mengatakan bahwa KITA SAMA merupakan kegiatan
untuk dapat membentuk dan merubah persepsi, baik penyandang, orang tua dan
masyarakat bahwa anak autisma itu juga sejajar dengan anak-anak normal. Melalui
kegiatan pengembangan bakat dan ketrampilan mampu menumbuhkan optimisme dan
kepercayaan diri bagi penyandang autisma untuk menatap dunia. Menjalani
kehidupan normal tanpa perlu merasa rendah diri. Kami mendapatkan banyak
dukungan dari :
1. Yayasan
Autisma Indonesia
2. Tiga
Generasi
3. Peduli
Autisme
4. PT
Indolakto (Indomilk)
5. PT
Hutchison Three
6. Artsphere
7. MNC
Channel
8. IRIS
Indonesia
9. Pathfinder,
dan lain-lain
Karena program ini bersifat lomba, tentunya kami membutuhkan dukungan para ahli khususnya di bidang fotografi
dan lukisan. Karena itu lah ada Maya Sujatmiko yang dikenal sebagi kurator dan
konsultan seni. Juga ada Willy Yoh yang berprofesi sebagai dosen Universitas Indonesia dan juga
pecinta fotografi yang pernah memenangkan kompetisi baik di dalam maupun luar
negeri. Willy Yoh menawarkan diri untuk menjadi jajaran juri dalam menentukan
para pemenang dari masing-masing lomba ini.
Psikolog muda dan cantik Saskhya
menjelaskan kenapa pihak-pihak ini mengadakan lomba untuk anak-anak berkebutuhan
khusus yang lebih ke arah seni. Tiga Generasi yang fokus menangani anak dan permasalahannya memaparkan art atau
seni itu merupakan :
1. Salah
satu penyaluran bagi anak penyandang autisma dalam menyalurkan ekspresi pikiran
dan perasaan mereka.
2. Membantu
mereka mengurangi stres dan ketegangan sehari-hari.
3. Membantu
memberikan paparan lingkungan sosial.
4. Membantu
meningkatkan daya pengolahan sensitivitas indera-indera mereka.
Dengan kegiatan seni seperti
menggambar ini pun orang tua dapat mengetahui bakat, minat dan potensi
anak-anak mereka di masa datang nanti.
Menurut
penelitian Dr. Laurent Mottron (2011) yang sudah bertahun-tahun meneliti autisma,
beliau menyatakan bahwa otak anak penyandang autisma sangat baik dalam kemampuan mengingat dan
menganalisis pola suatu hal. Mereka sangat fokus pada saat bekerja tanpa harus
dipaksa, memiliki daya kreativitas yang tinggi, minat mereka yang spesifik
dapat berkontribusi besar pada
produktivitas saat mereka bekerja nanti.
Persyaratan kedua lomba ini
sangat mudah untuk diikuti oleh siapa saja. Lomba Menggambar Berwarna ditujukan
bagi semua anak-anak penyandang autisma yang berada di seluruh Indonesia yang
berumur di bawah 15 tahun. Media yang digunakan untuk lomba ini adalah kertas
gambar dengan crayon wax/ lilin atau crayon oil pastel. Ukuran kanvas yang wajib
adalah minimum ukuran 25x30 cm. Kemudian untuk ukuran kertas gambar yaitu minimum ukuran A3 (200gr). Ayo ikutan ya, ada banyak hadiahnya
lho, seperti uang tunai, paket dari Indomilk dan lain-lain.
Rabu, 22 Februari 2017
Fashion Show Busana Muslimah Cantik dan Syar'i Bersama Irma Intan
Irma Intan & Raisa
Tapi itu tergantung pribadi masing-masing,
iya kan? Iyain aja hehehe. Sebagian
wanita ada yang sudah siap dengan jilbab
syar’i, sedangkan saya masih menggunakan jilbab yang 'biasa' saja karena
berhijab juga butuh proses. Tetapi saya
pribadi senang melihat mereka yang menggunakan jilbab dan busana yang syar’i.
Ngomongin busana syar’i jadi ingat tanggal 19 Februari lalu saya hadir di acara Wajah Bunda Indonesia di
Pejaten Village. Rangkaian acara sudah dimulai dari pagi, tapi karena hujan deras sekali saya baru bisa datang ke Pejaten Village jam 2 siang. Kebetulan sekali
sedang berlangsung acara fashion show atau peragaan busana muslimah dari koleksi rancangan
Raisa dan Irma Intan.
Fashion Show diawali dengan
tampilnya bocah-bocah lucu dan menggemaskan putri dari para bunda yang sudah bergabung di
komunitas Wajah Bunda Indonesia (WBI). Anak-anak menggunakan koleksi dari Little Kicha Indonesia dan Little Queen Indonesia karya desainer Raisa. Walaupun belum terlatih tetapi anak-anak ini patut
diacungi jempol karena mereka terlihat natural berjalan kesana-kemari di atas
panggung. Menurut Raisa model pakaian
koleksinya terinspirasi dari pakaian balerina dan rok tutu, dengan warna-warna
lembut seperti baby blue dan baby pink. Pakaian anak-anak hasil karya Raisa ini cocok digunakan untuk jalan-jalan ataupun saat hari raya. Untuk melihat koleksi
lengkapnya bisa ke instagram @littlekichaindonesia.
Para bunda dan anak-anak
Selanjutnya giliran para bunda
dari komunitas WBI yang tampil menggunakan busana rancangan desainer Irma
Intan. Terlihat cantik dan anggun para bunda yang berjumlah 10 orang berjalan di atas pangung dan mendekati para
pengunjung yang duduk di depan panggung, walaupun terlihat sedikit malu-malu karena
tanpa latihan. Apalagi ada yang iseng menggoda karena kebetulan kenal, hehehe. Tetapi saya akui para bunda dari komunitas WBI memang cantik dan tak kalah dengan para model
profesional kok, beneran bukan modus, tapi menurut saya ya.
Cantik dan Syar'i
Setelah para bunda selesai memperagakan busana, hadir di atas pangung Irma Intan dan
Raisa. Mereka berbincang bersama bunda Fiki Maulani, founder dari komunitas
Wajah Bunda Indonesia. Menurut Raisa “Pakaian koleksinya dibuat untuk membiasakan menutup aurat sejak kecil,
tapi karena anak-anak sering kepanasan dan kulitnya sensitif, saya memilih
bahan yang nyaman dan cocok untuk anak-anak”.
Sedangkan menurut Irma Intan ini
adalah koleksi terbarunya. Sebelumnya Irma Intan lebih dikenal dengan brand Hijabelle
Sunnah yang lebih berwarna-warni. Koleksi Irma Intan mempunyai ciri khas tanpa
motif dan berwarna pastel. Untuk melihat koleksi Irma Intan bisa ke instagram @irmaintan atau ke @hijabelle_sunnah yang menyediakan berbagai khimar dan gamis hingga ukuran XXL.
Cantik Dengan Busana Muslimah
Acara selanjutnya menghias puding. Sebelumnya para bunda tampil di atas panggung untuk bernyanyi. Ternyata
suara bunda Fiki, bunda Caesaria dan bunda Djulaeha memang keren. Selama ini saya hanya bercakap-cakap melalui grup whatsaap. Oh iya bagi yang ingin bergabung bersama
komunitas WBI jangan lupa like dulu fanpage Wajah Bunda Indonesia, akan ada banyak event bermanfaat yang bisa kita ikuti.
Selasa, 21 Februari 2017
Istimewakan Dirimu Dengan Yamaha
New Yamaha Fino 125
Senin, 13 Februari 2017
Stop Iklan Rokok !
Keren Tanpa Rokok
Yuk Dukung Stop Iklan Rokok
Kemarin tanggal 10 Februari 2017
bertempat di Will’s Kitchen, Veranda Hotel yang terletak di Jalan Kyai Maja no.
63 Blok M Jakarta Selatan, saya hadir di acara talk show yang membahas tentang
“Mengapa Iklan Rokok Seharusnya Tidak Ada?
Acara ini dihadiri oleh figur publik
yang patut dijadikan contoh bagi masyarakat bahwa tidak seharusnya kita
menerima begitu saja informasi dalam iklan rokok dan bahwa seharusnya iklan
rokok dilarang total di semua media penyiaran. Para narasumber yang hadir
diantaranya:
1. Sarah
Sechan
2. RTM
Masli
3. Muhammad
Joni
4. Soekarno
Ekki
5. Moca
Pramita
Rokok adalah zat adiktif
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan pasal
113 ayat 2 yang secara tegas menyatakan bahwa produk tembakau padat, cair dan
gas bersifat adiktif. Rokok sebagai produk adiktif mengandung 7000 bahan kimia,
70 diantaranya bersifat karsinogenik (Surgeon General, USA, 2010) dan merokok
merupakan penyebab kematian terbesar di dunia.
Setelah semua berkumpul acara dimulai
oleh moderator Moca Pramita yang
mengajak seluruh peserta selfi sambil berkata STOP IKLAN ROKOK. Narasumber
pertama yang disapa adalah Sarah Sechan seorang figur publik sekaligus ibu
seorang anak yang berusia remaja. Pertanyaan dari Moca untuk Sarah “Bagaimana
cara menegur orang yang sedang merokok di tempat umum”? Sarah menjelaskan bahwa
pernah di tempat parkir saat bersama anaknya ada yang merokok. Sarah berusaha
sesantun mungkin berkata “Maaf pak saya sudah duluan berada di sini dan ada
keperluan bersama anak saya, tolong jangan merokok di sini”. Walaupun itu
tempat umum tapi kita berhak menegur demi kesehatan anak-anak kita.
Karena seperti kita ketahui ada
Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, pasal 59 dan pasal 67
yang jelas mengatakan bahwa “Anak yang menjadi korban zat adiktif dikategorikan
sebagai anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Negara dan pemerintah wajib
bertanggung jawab memberikan perlindungan khusus melalui upaya pengawasan,
pencegahan, perawatan dan rehabilitasi kepada anak yang menjadi korban zat
adiktif termasuk rokok”.
Lanjut ke narasumber kedua Bapak
RTM Masli, seorang praktisi periklanan yang sudah berpengalaman selama 40 tahun. Menurut Pak Masli orang Indonesia
itu kreatif, semakin dilarang akan semakin pintar mencari celah. Apa yang kita
lihat dari iklan rokok adalah iklan rokok yang mempengaruhi dan berusaha
meningkatkan konsumsi rokok dengan cara seakan-akan merokok itu baik, keren dan
hebat.
Seperti kata literatur tentang
iklan rokok, untuk meningkatkan konsumsi rokok dengan cara:
1. Menciptakan
kesan bahwa pengguna rokok adalah sesuatu yang baik dan biasa.
2. Mendorong
perokok untuk meningkatkan konsumsinya.
3. Mengurangi
motivasi orang untuk berhenti merokok.
4. Mendorong
anak-anak untuk mencoba merokok.
5. Mengurangi
peluang diskusi terbuka tentang bahaya rokok karena adanya pendapatan dari
iklan industri rokok (US Surgeon General dalam Komisi Nasional Perlindungan
Anak 2012).
Masih menurut Pak Masli “Lemahnya
pengaturan iklan rokok dan agresivitas iklan dan promosi rokok di media
penyiaran berdampak pada meningkatnya prevalensi perokok anak. Bahkan menurut Survei
Sosial Ekonomi Nasional 2004 dalam kurun
waktu kurang dari 10 tahun perokok remaja usia antara 10-14 tahun meningkat hampir
2 kali lipat, yaitu 9,5 % pada tahun 2001 menjadi 17,5% pada tahun 2010. Dan
70% perokok mulai merokok sebelum usianya mencapai 19 tahun.
Undang-Undang No 32 Tahun 2002
tentang penyiaran yang mengatur iklan rokok di media penyiaran hanya membatasi
bahwa iklan rokok tidak boleh menampilkan wujud rokok. Pada prakteknya aturan
ini malah menjadi justifikasi keberadaan iklan rokok di media penyiaran.
Indsutri rokok dengan sangat kreatif mengemas materi iklan rokok dengan
mengasosiasikan merokok dengan citra keren, gaul, macho, setia kawan, percaya
diri dan sebagainya, sehingga seolah-olah merokok itu mempresentasikan diri
sesuai dengan citra yang ditampilkan dalam iklan rokok.
Tabel Iklan Rokok Di Televisi
Oleh karena itu iklan dan promosi
rokok di media penyiaran haruslah dilarang secara menyeluruh sebagai usaha
pencegahan anak menjadi perokok pemula agar anak dapat tumbuh dan berkembang
secara maksimal sesuai dengan hak konstitusionalnya.
Berbagai studi menunjukkan bahwa
iklan rokok mempengaruhi persepsi remaja tentang rokok dan perilaku merokok. Di
Indonesia 92% remaja putri pernah melihat iklan rokok di televisi dalam
berbagai bentuk, termasuk sponsorship di acara budaya dan olahraga, sehingga
memiliki kemungkinan dua kali lipat untuk merokok dibanding mereka yang kurang
mendapat paparan pesan rokok (Laporan SEATCA 2009). Sedangkan pada remaja
putra, mereka yang merokok meningkat dari 13,7% pada tahun 1995 menjadi 38,4%
pada tahun 2010 (TCSC-IAKMI 2012). Iklan rokok di televisi banyak muncul di
acara-acara berklasifikasi R-BO (Remaja - Bimbingan orang tua) yang sudah dimulai
jauh sebelum pukul 21.30. Dengan demikian anak-anak dan remaja yang menonton
acara tersebut akan terpapar iklan rokok saat menonton tayangan favoritnya di televisi.
Soekarno Ekki sebagai pemain drum
sekaligus penggagas Indonesia Drum & Percussion Festival (IDPF), mempunyai
visi dan misi untuk generasi penerus yang cerdas, ramah lingkungan, santun dan
hidup sehat. IDPF sudah tidak menjadikan produsen rokok sebagai sponsor. “Saya
merokok tapi anak-anak saya tidak” kata Ekki. Saat merokok pun tidak dilakukan
di dalam rumah. Bapak 3 anak ini mengatakan bahwa anaknya tidak ada yang
merokok.
Moca Pramita menanyakan kepada
Muhammad Joni “Bagaimana cara kita mendukung (memaksa) pemerintah agar punya
Undang-Undang untuk melarang iklan rokok”? Pak Muhammad Joni sebagai Pengurus
Komnas Pengendalian Tembakau Bidang Hukum dan Advokasi berkata “Kita sampaikan
melalui aspirasi, tweet dan tulisan. Justru Undang-Undang dibuat berdasarkan
aspirasi rakyat”.
Di akhir acara foto bersama
narasumber dengan kaos yang bertuliskan Keren Tanpa Rokok. Seluruh peserta yang
hadir termasuk saya juga mendapat kaos tersebut, yang akan saya pakai agar
semua orang tahu bahwa tanpa rokok kita tetap keren. Semoga apa yang kita
harapkan bisa menjadi kenyataan karena iklan rokok yang ditayangkan di media
penyiaran menggunakan frekuensi milik publik, seyogianya digunakan
sebaik-baiknya untuk kepentingan publik. Termasuk digunakan untuk memberikan
perlindungan anak dari eksploitasi iklan dan promosi rokok agar anak dapat
tumbuh dan berkembang secara maksimal seperti yang dijamin dalam UUD 1945 Pasal
28 B Ayat (2).
Selasa, 31 Januari 2017
Menulis Reportase Ala Blogger
Ki-ka Mas Indra, Pak Nur, Mas Hazmi, Mas Vidi, Teh Ani, Teh Hani (foto Hazmi Fitriyasa)
Sebelum mulai belajar foto-foto dulu
(Foto Febriyanti Rachma)
Setelah semua berkumpul acara dimulai oleh mbak Hani yang cantik dan kata sambutan dari mas Hazmi. Dilanjutkan sambutan
dari mas Vidi sebagai owner Jakarta Nasi Tumpeng. Nanti kita bahas tentang
Jakarta Nasi Tumpeng, sekarang saya mau cerita tentang tips menulis reportase
ala blogger yang diberikan oleh teh Ani terlebih dahulu. Ani Berta yang biasa
kita sapa dengan teh Ani memberikan banyak tips menulis blog berdasarkan
pengalamannya sebagai berikut :
* 5W 1H (What, Who,
When, Where, Why dan How).
* Sisipkan kalimat aktif.
* Sisipkan kalimat aktif.
* Tidak salah menuliskan
gelar narasumber dan pengisi acara.
* Sebelum menuliskan
reportase acara, riset kecil-kecilan sebagai bahan verifikasi data yang benar.
* Livetweet walaupun tidak
ada kompensasi berupa hadiah dari penyelenggara. Livetweet bermanfaat sebagai
arsip jika akan menulis reportase. Jangan lupa buat hashtag atau tanda pagar di
tweet acara agar mudah menemukan arsipnya.
* Multitasking foto, menulis
poin-poin wawancara, video dan livetweet.
Itu baru sebagian tips dari teh Ani,
tips lainnya saya tulis berikut :
Fungsi Press Release
*Melihat nama dan gelar narasumber
* Mengetahui Sejarah Brand
*Menyimpulkan Intisari Acara
Etika Blogger (Ani Berta)
Adapun perlengkapan yang diperlukan blogger saat datang ke event diantaranya, notes, DSLR camera, voice recorder, smartphone, powerbank, pulpen dan kabel data. Sepertinya keren ya melihat blogger yang bawa DSLR di setiap event, tapi bagi yang belum punya seperti saya bersyukur saja dulu dengan camera smartphone.
Karena sudah waktunya ishoma (istirahat, sholat, makan), mbak Hani mengajak para peserta ishoma dulu. Apalagi nasi tumpeng dari Jakarta Nasi Tumpeng sudah melambai-lambai dari tadi. Sebelum nasi tumpeng menjadi acak-acakan, foto-foto dulu ya. Mas Wahyu Vidyanto sebelumnya sudah bercerita mengapa memilih Nasi Tumpeng sebagai bisnisnya. “Saya ingin mengangkat budaya Indonesia yang mulai luntur”, tutur mas Vidi. Tumpeng biasanya diberikan kepada orang yang dihormati atau yang paling disayangi pada potongan pertamanya. Selain itu kebiasaan merayakan ulang tahun dengan kue tart biasanya akan dilanjutkan dengan makan besar. Nah dengan nasi tumpeng kita bisa potong tumpeng dan makan besar sekaligus. Menurut mas Vidi biasanya pemesanan nasi tumpeng ramai pada bulan tertentu seperti bulan Agustus. Sekarang Jakarta Nasi Tumpeng bisa menjual 2 - 4 tumpeng setiap harinya.
Kebanyakan yang memesan nasi tumpeng dari kantor dan instansi pemerintah. Untuk informasi lengkap dan pemesanannya bisa langsung ke Website Jakarta Nasi Tumpeng.
Keunggulan dari Jakarta Nasi
Tumpeng menurut mas Vidi :
- Rasa Terjamin karena diolah dari bahan-bahan yang segar.
- Free Ongkir sehingga pembeli tidak perlu memikirkan untuk mengambil nasi tumpeng karena sudah sibuk mempersiapkan acara di rumah.
- Customer Service yang oke sehingga kita bisa melakukan order melalui Whatsapp di nomor 0812-9430-9199.
· Setelah sesi ishoma selesai, acara
In House Training BRID yang pertama kembali dilanjutkan dengan sesi tanya
jawab. Secara bergantian teh Ani dan mas Hazmi memberikan jawaban dengan jelas.
Alhamdulillah acara pun ditutup dengan sedikit membereskan sampah-sampah bekas
makan di ruangan, karena wisma Riat ini
kita jaga bersama-sama kebersihannya. Nanti kalau ada sesi In House training
yang ke 2 saya mau ikutan lagi supaya wawasan saya tentang ngeblog makin
bertambah, dan bisa jadi blogger yang bersahaja gak asal copy paste.
Terima kasih sudah mau berbagi
ilmu untuk teh Ani, mas Hazmi, Mas Indra dan seluruh admin BRID. Juga terima kasih pada
Jakarta Nasi Tumpeng atas hidangan nasi tumpengnya yang enak dengan tampilan
yang sangat cantik, dan Ibu Ami yang menyediakan kue nampan cantik walaupun ga
bisa hadir.
Kue Tradisional Kiriman Bu Ami Atmanto
Jumat, 27 Januari 2017
Masakan Tetap Lezat Dan Menyehatkan Dengan Minyak Goreng Yang Baik
Para Narasumber
Dr. Entos Zainal perwakilan dari PERSAGI
Theresia Irawati SKM, M.Kes perwakilan dari Kementerian Kesehatan
Dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc. Sp.GK perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Jumat, 20 Januari 2017
Donasi Kita Untuk Mereka Di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia
Kemarin tanggal 19 Januari 2017
saya datang langsung ke Jalan Percetakan Negara IX no.10A Jakarta Pusat, lokasi tempat dana yang sering dipertanyakan
para konsumen, padahal tak banyak tetapi sangat berarti jika dikumpulkan untuk mereka yang membutuhkan. Ternyata sudah sejak tahun 2014 Alfamart
bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) mengumpulkan donasi dari konsumen Alfamart.
Ibu Icha, Ibu Ira, Pak Nur Rachman
Sebelum mendengar bagaimana awal
mulanya Ibu Ira Soelistyo mendirikan
YKAKI, Bapak Nur Rachman (Corporate Communication GM SAT) memaparkan bahwa selama
periode 1 sampai 31 Januari 2017, pengelola jaringan Alfamart yaitu PT Sumber
Alfaria Trijaya Tbk (SAT), kembali mengajak konsumen berpartisipasi dalam aksi
kemanusiaan yang dijalankan bersama YKAKI.
Dana yang terhimpun akan
disalurkan sepenuhnya pada YKAKI, guna mendukung operasional 4 rumah singgah anak kanker yang ada di
wilayah Makasar, Pekanbaru, Semarang, dan Malang. Keempat rumah singgah
tersebut telah disediakan dari hasil donasi konsumen. Kerja sama Alfamart
bersama YKAKI tahun ini akan digunakan untuk kebutuhan operasional rumah
singgah yang ada, serta membangun kembali rumah singgah di wilayah lainnya.
Nur Rachman juga mengatakan rumah singgah dibangun untuk membantu meringankan beban biaya anak-anak
penderita kanker, serta keluarga pendamping yang tengah menjalani pengobatan
rawat jalan maupun rawat inap di luar kota asalnya.
Visi YKAKI
Awal Mula YKAKI
Ibu Ira mulai bercerita dengan
mata berkaca-kaca, dulu anaknya penderita kanker dan dia berusaha mengobati
anaknya hingga ke Belanda. Di Belanda Ibu Ira hanya menempati kamar mandi karena keterbatasan biaya dan
fasilitas. Pernah juga saat penyakit anaknya kambuh, Ibu Ira kembali ke luar
negeri dan menempati Vihara selama beberapa bulan. Karena itu Ibu Ira berpikir
ingin membuat rumah singgah untuk anak penderita kanker. Akan tetapi Tuhan berkehendak
lain, anak Ibu Ira meninggal dunia. Sejak itu Ibu Ira tak mau peduli lagi tentang penyakit kanker. Tetapi anaknya
berkali-kali datang dalam mimpi menagih janji agar Ibu Ira membuat rumah singgah
untuk anak-anak penderita kanker.
Bersama sahabatnya yang bernama
Ibu Icha, Ibu Ira mulai berusaha membuat rumah singgah dan diawali dengan mengontrak
rumah kecil yang hanya muat untuk 5 pasien. Awalnya ditolak warga karena mereka tak mau di sekitar mereka ada
penderita kanker dan takut tertular. Pada saat itu tahun 2005 masih ada yang
belum mengerti bahwa penyakit kanker tidak menular. Justru yang dikhawatirkan adalah kita yang bisa menularkan penyakit kepada penderita kanker karena daya tahan tubuh penderita kanker lemah. Pantas saja tadi sebelum masuk ke rumah singgah ini ada tempat mencuci tangan dan disediakan
sandal untuk tamu.
Ruang Tidur di Rumah Kita YKAKI
Rumah singgah yang lebih dikenal
dengan “Rumah Kita“ tersebut
dilengkapi berbagai sarana dan prasarana, mulai dari tempat tidur, lemari,
televisi, perlengkapan masak, hingga tenaga pengajar dan tenaga pengurus
harian. Selain itu juga disediakan fasilitas belajar melalui program Sekolahku,
sehingga selama masa pengobatan anak-anak bisa tetap bermain dan belajar.
Pengadaan hingga operasional seluruhnya dikelola oleh pihak yayasan tutur Ibu
Ira.
Rumah Singgah ini menjadi bukti bahwa sekecil apapun yang kita berikan akan bisa bermanfaat besar bagi yang membutuhkan. Kalau Kita Bersama Pasti Bisa (Ira Soelistyo).
Tempat cuci tangan sebelum masuk "Rumah Kita"
Rumah Singgah ini menjadi bukti bahwa sekecil apapun yang kita berikan akan bisa bermanfaat besar bagi yang membutuhkan. Kalau Kita Bersama Pasti Bisa (Ira Soelistyo).
Lokasi rumah singgah dipilih berdasarkan ketersediaan serta kedekatan jarak dengan rumah sakit yang memiliki dokter spesialis kanker pada anak di wilayah tersebut. Rumah singgah dibangun dengan suasana yang nyaman serta ramah bagi anak-anak dengan beberapa fasilitas bermain. Lingkungan yang sehat juga tercipta dengan banyaknya ventilasi dan jendela saat saya berkunjung melihat kamar di atas. Ruangannya bersih dan rapi. Ada ruang sekolah, ruang tidur dan ruang penyimpanan bahan makanan. Rumah singgah dibuat senyaman mungkin untuk mendukung kesembuhan anak-anak penderita kanker.
Setelah melalui banyak rintangan
YKAKI sekarang sudah banyak mendapat bantuan baik dari pemerintah, maupun
perusahaan dan juga para artis. Itu terlihat dari pigura yang ditempel di
dinding. Salah satunya Alfamart tadi, yang juga pernah memberikan mobil untuk memfasilitasi
antar jemput anak ke rumah sakit.
Ruang penyimpanan sembako di YKAKI
Pasien anak penderita kanker yang sedang dalam rawat inap / rawat jalan di rumah sakit terdekat.
· Mendaftarkan diri pada koordinator Rumah Kita
serta melengkapi persyaratan yang ditentukan.
· Orang tua/pendamping bersedia mencuci peralatan makan/minum dan sprei yang
digunakan, menjaga dan merawat seluruh perlengkapan dan perabotan rumah,
bersama-sama dengan sesama orangtua/pendamping lainnya.
· Orang tua/pendamping bersedia menjaga keamanan
dan ketertiban di Rumah Kita dan lingkungan sekitarnya, bersama-sama dengan
sesama orang tua/pendamping lainnya.
· Dilarang keras merokok di Rumah Kita.
· Memenuhi biaya tinggal sebesar Rp. 5000/ keluarga/
hari.
Selain itu ada pemaparan dari Fahri mengenai berbagai program dari Alfamart selain donasiku. Ada program outlet binaan Alfamart untuk pedagang, renovasi warung dan banyak program CSR lainnya. Ada juga laporan tentang donasi konsumen 2016. Sekarang saat kasir menanyakan apakah kembalian ibu boleh didonasikan? Saya tidak perlu bertanya lagi karena saya sudah yakin. Semoga dana yang terkumpul bisa lebih banyak lagi untuk adik-adik yang sedang menderita kanker.
Selasa, 17 Januari 2017
Jakarta Aquarium Bagian Dari Taman Safari Indonesia
Jakarta Aquarium
Bulan Februari 2017 Jakarta Aquarium akan segera dibuka. Tanggal
12 Januari lalu saya bersama teman-teman blogger dari Blogger Crony mendengar langsung dari para narasumber tentang apa
itu Jakarta Aquarium. Hadir sebagai narasumber adalah :
·
Leo Loemanto – Public Relation Jakarta Aquarium
·
Biswaid
Guha – Kurator Taman Safari Indonesia
Keberadaan Jakarta Aquarium berdasarkan dari :
1.
UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber
Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
2.
Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 1999 tentang
Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.
3.
Peraturan Pemerintah No 8 Tahun 1999 tentang
Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar.
4.
Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia
No P.31 tentang Lembaga Konservasi.
Belum ada ikannya
Saya juga baru dengar tentang Jakarta Aquarium yang merupakan Lembaga
Konservasi adalah bagian dari Taman Safari Indonesia dan bekerja sama dengan Aquaria KLCC.
Memberi makan penguin
Setelah semua berkumpul acara dimulai, kami mendapat kesempatan memberi makan penguin secara langsung ke dalam
Aquarium yang ada di resto. Secara bergiliran kami masuk ke Aquarium, berdua
dan ditemani petugas. Makanan penguin adalah ikan teri, per hari dibatasi
hanya 600 gram. Ternyata kegiatan memberi makan penguin sangat menyenangkan. Pengunjung cukup memegang ikan teri, nanti
penguin yang menghampiri. Penguin yang ada di Pingoo Resto rata-rata berumur
5 bulan dan berjumlah 6 ekor.
Jakarta Aquarium Pricelist
Jakarta Aquarium sebagai lembaga konsevasi ex-situ adalah
lembaga konservasi yang melakukan aktivitas konservasi di luar habitat
alaminya. Sedangkan fungsi lembaga konservasi adalah :
·
Tempat pendidikan
·
Peragaan
·
Penitipan satwa sementara
·
Sumber indukan
·
Cadangan genetik untuk mendukung populasi in-situ
·
Sarana rekreasi yang sehat
·
Sarana penelitian dan pengembangan ilmu
pengetahuan
Aquarium di Pingoo Resto sudah didesain dengan sistem pendukung yang ada, dan telah dirancang untuk
memenuhi kebutuhan perilaku, kesehatan dan mental penguin :
1. Penguin bebas menunjukkan perilaku alaminya seperti berenang, mengeringkan diri dan
beristirahat. Tersedia juga area bebatuan dan kerikil untuk stimulasi penguin, dan ada kolam arus juga.
2. Kebutuhan kesehatan penguin di sini sangat
diperhatikan karena dokter hewan selalu siap 24 jam selama seminggu, untuk
mengatasi dan mencegah bakteri dan kuman.
3.
Penguin dapat bersosialisasi karena hidup
berkelompok.
Sebagai penyayang hewan tak perlu khawatir karena Jakarta
Aquarium telah memenuhi standar internasional Association of Zoos and Aquariums (USA).
Jakarta Aquarium akan segera dibuka pada bulan Februari
nanti dan berlokasi di Mall Neo Soho, di kawasan Superblock Podomoro City yang berada dan terhubung langsung dengan Mall Central Park, Apartemen
Mediterania Garden dan gedung perkantoran Agung Podomoro Land.
Alamat lengkapnya sebagai berikut :
Neo Soho Lantai LG 101
Jalan Letjen. S. Parman Kavling 28
Tanjung Duren Selatan. Jakarta Barat 11470
Metode pembelian tiket dapat dibeli secara langsung di lobi Jakarta Aquarium maupun secara
online melalui website di www.jakarta-aquarium.com
atau aplikasi Jakarta Aquarium. Dengan pembayaran tunai, kartu kredit, kartu
debit, voucher dan layanan Doku.
Di Jakarta Aquarium terdapat berbagai jenis satwa air dan
darat endemik Indonesia. Selain itu akan ada atraksi sebagai berikut :
· Pearl of The South Sea
Sebuah pertunjukan yang menggabungkan aksi panggung,
perenang profesional, dan tehnik ilusi yang membawa pengunjung hanyut dalam
kisahnya. Atraksi ini bercerita tentang seorang Raja yang sangat menyayangi
Putrinya. Dikarenakan kecemburuan Ratu yang merupakan ibu tiri, membuat sang
Putri harus keluar dari istana dan akhirnya menemukan kedamaian di lautan.
· Teater 5D
Sebuah wahana yang terletak di lantai LG dirancang untuk
menantang anda untuk memasuki dunia bawah laut dengan kapal selam yang
mutakhir.
Ada juga aktivitas touch pool, otter tunnel, kids classroom,
diving, seatrek.
Sedangkan fasilitas yang tersedia adalah loker, akses masuk kursi roda, toilet dan
kamar mandi, ruang ganti bayi, wifi, cafetaria, souvenir dan restoran.
Untuk info lebih lengkap tentang Jakarta Aquarium bisa kita
dapat melalui :
Facebook Page : Jakarta Aquarium
Instagram :
@jakartaaquarium
Twitter : jaq_id
Google : Jakarta Aquarium
Langganan:
Postingan (Atom)
Dirut BPJS Kesehatan Rilis Buku Roso Telo Dadi Duren Biyen Gelo Saiki Keren
Dinamika Perjalanan JKN, Dirut BPJS Kesehatan Rilis Buku Terbaru Dari judulnya saja saya tertarik dengan buku ini. Buku “Roso Telo Dadi Dure...
-
Tanggal 21 Maret 2024 lalu saya mendapat kesempatan untuk hadir di acara talkshow dan buka puasa bersama bersama media dan blo...
-
Liburan seru tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, karena saat ini di Indonesia Timur ada banyak wisata alam yang keren. Biar liburanmu ma...
-
Dinamika Perjalanan JKN, Dirut BPJS Kesehatan Rilis Buku Terbaru Dari judulnya saja saya tertarik dengan buku ini. Buku “Roso Telo Dadi Dure...




















































